Artikel Archive

Artikel Kesehatan

NEWS UPDATE

image

|

Tidak sedikit wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil, terutama pada masa hamil muda. Tanda awal kehamilan memang sulit diketahui karena ciri-ciri yang muncul biasanya tidak signifikan dan bisa saja memiliki gejala yang mirip dengan gejala haid.

Mengetahui tanda hamil sangatlah penting agar ibu dapat menjaga kesehatan dirinya dan janin baik dari aktivitas, makanan, dan juga pengendalian stress. Walauun tanda awal kehamilan berbeda-beda pada setiap wanita, tetapi beberapa tanda hamil di bawah ini mungkin dapat membantu Anda memastikan apakah Anda hamil atau tidak.

1. Tidak Menstruasi (Amenorrhea)

            Tanda awal kehamilan yang tidak asing lagi ialah ketika seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi atau mengalami telat haid secara rutin. Pada kondisi  tertentu memang memungkinkan menstruasi datang terlambat, hal ini dapat disebabkan oleh faktor stress, kondisi pskis, terlalu aktif, dan lain sebagainya. Maka dari itu, untuk mengetahui tanda awal kehamilan perlu dilakukan pengecekan melalui test pack atau berkonsultasi ke dokter.

 

2. Perubahan Pada Payudara

            Pada saat hamil, ukuran payudara wanita akan menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan karena peningkatan produksi hormone estrogen dan progesteorn. Perubahan paudara akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri ketika dipegang karena rasa sensitive meningkat. Selain itu, putting susu juga akan membesar dengan warna yang semakin gelap, tetapi payudara akan terasa lebih lembut.

3. Sering Buang Air Kecil

          Janin yang tumbuh dalam rahim mendorong kambung kemih akibat adanya peningkatan sirkulasi darah dan perubahan hormone saat hamil menyebabkan ibu hamil lebih sering buang air kecil. Hindari minuman berkafein saat hamil karena bersifat diuretic sehingga kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urin dan menimbulkan keinginan untuk sering buang air kecil.

            Jangan menahan diri untuk buang air kecil dan tetapi cukupi asupan cairan dalam tubuh sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. Ibu hamil juga dapat melakukan senam kaegel untuk membantu meminimalkan keinginan untuk sering buang air kecil.

4. Perubahan Nafsu Makan

            Nafsu makan cenderung meningkat atau dalam beberapa kasus malah mengalami penurunan nafsu makan terutama pada awal kehamilan. Tanda awal kehamilan tersebut dapat diakibatkan oleh faktor hormonal yang terjadi selama kehamilan, morning sickness, atau akibat peningkatan indera penciuman yang semakin tajam dan sensitif.

            Makan makanan yang lebih bervariasi dan mengandung nutrisi, vitamin prenatal, serta cukup kebutuhan tidur yang dipercaya dapat menambah nafsu makan ibu hamil.

5. Lebih Peka Terhadap Bau

            Sensitivitas penciuman pada ibu hamil menglami peningkatan terutama pada trimester awal kehamilan disebabkan oleh peningkatan hormone estrogen pada ibu hamil. Meskipun tingkat sensitivitas bau yang dialami ibu hamil berbeda-beda, tetapi indera penciuman umumnya mengalami peningkatan bersamaan dengan gejala morning sickness sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, mual, dan muntah pada masa kehamilan.

6. Mual dan Muntah

            Mual dan muntah bisa menjadi indikasi awal bahwa seorang wanita sedang hamil. Biasanya dirasa sangat berat di pagi hari sehingga dalam istilah medis disebut morning sickness.

Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormone HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang secara tiba-tiba ada dalam aliran darah dan saluran kemih. Sekitar 70% wanita mengalami mual dan 50% mengalami muntah saat awal kehamilan. Timbulnya rasa mual dan muntah ini menunjukkan proses kehamilan bertumbuh dengan baik.

7. Sesak Nafas

Beberapa wanita terkadang merasa agak sesak napas atau mengalami masalah pernapasan pada awal kehamilan. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan oksigen ekstra untuk pertumbuhan janin. Meningkatnya hormone progesterone pada ibu hamil juga menjadi penyebab sesak napas karena hormone progesterone dapat menstimulasi pusat pernapasan pada otak.

8. Mudah Lelah dan Rasa Kantuk yang berlebihan

            Perubahan hormonal dan akibat bertambahnya kinerja beberapa organ vital seperti jantung, ginjal, dan paru menyebabkan mudah lelah dan cepat mengantuk. Rasa lelah dan kantuk yang menyerang ibu hamil mungkin saja efek semakin bertambahnya berat badan ibu hamil dan janin seiring bertambahnya usia kehamilan.

9. Muncul Flek yang Diikuti Kram Perut

Flek tanda kehamilan biasanya berwarna coklat atau merah muda dan jumlahnya tidak banyak. Namun, jika darah keluar cukup banyak, itu menandakan terjadinya perdarahan dan menjadi suatu tanda adanya masalah serius pada tubuh.

10. Konstipasi

            Meningkatnya hormon progesterone dan perubahan hormone lain yang menyertai tanda-tanda kehamilan akan menyebabkan kerja sistem pencernaan melambat sehingga membuat ibu hamil menjadi konstipasi yang dapat membuat perut terasa kembung.

11. Perubahan suasana hati (mood swing)

            Pada masa kehamilan, hormone HCG memang akan meningkat dan dapat membuat ibu hamil mudah lelah sehingga dapat memicu perubahan mood atau suasana hati secara drastic dan lebih sensitive terutama pada trimester awal kehamilan.

            Anda dapat mengatasi perubahan suasana hati tersebut dengan melakukan hal yang disukai, menceritakan kondisi Anda pada orang terdekat supaya mereka lebih mengerti kondisi kehamilan dan lakukan olahraga seperti meditasi atau yoga supaya tubuh Anda lebih rileks.

12. Meningkatnya suhu basal tubuh

            Dalam kondisi hamil, suhu basal tubuh ibu hamil umumnya mengalami peningkatan dan akan bertahan selama terjadinya kehamilan, tetapi tidak semua orang mengalaminya. Suhu basal tubuh adalah suhu terendah yang dihasilkan tubuh selama tidur dan diukur pada pagi hari sesaat baru bangun tidur sebelum melakukan kegiatan apapun.